Menikmati Kota Solo dengan Berjalan Kaki



Apa reaksimu ketika sahabatmu datang kerumah secara tiba-tiba dan mewarkan tiket liburan gratis ke Solo dan Jogja selama empat hari ? Seperti mendapat durian runtuh dong pastinya, berkah banget haha. Itulah yang ku rasa saat itu.

Tujuan ke Solo dan Jogja selama 4 hari itu sebenarnya karena kakak perempuan dan kakak laki-laki Sifa sahabatku ada keperluan pekerjaan disana tapi karena tidak terlalu lama jadi dilanjutkan jalan-jalan dan pas banget saat itu kondisi kita berdua sedang jenuh karena tugas akhir. Jadi memang butuh liburan. 

Kami berangkaMinggu pagi dari stasiun baru Kota Malang meneju stasiun Balapan Solo, tiba di Hotel Amaris Sriwedari Solo sore, bersih diri dan istirahat merengkangkan tulang karena seharian duduk di kereta.

wajah bahagia kami selama perjalanan

kondisi kami tidur siang di kereta

pemandangan indah dari kereta


Sekitar pukul 16.30 kami memutuskan pergi makan di salah satu tempat rekomendasi mbak dan koko kebetulan lokasinya di pusat makanan, mulai streat food sampai caffe ada di daerah ini.  kami kesana naik grab bayar Rp.8000. Sebenernya dari hotel  jalan kesini juga bisa tapi kita telat menyadari hal itu lalu memutuskan jalan kaki saat kembali ke hotel.

makan siang dengan steak rekomendasi koko dan mbak

Hari pertama di Solo kita maksimalkan jalan kaki menikmati keindahan kota di jalan besar Slamet Riyadi, area pedestrian sepanjang jalan ini sangat ramah pejalan kaki. Mulai dari keindahan, kebersihan dan ukuran lebar sangat memadai. Sebenarnya jalan besar ini tidak asing untuk akud dan Sifa, sebelumnya kami datang kesini karena ada tugas kuliah perancangan arsitektur untuk survey lokasi, mungkin satu tahun sebelumnya.

Di area depan taman Sriwedari ada fasilitas sitting group dilengkapi hostpottentu disini sejak pagi sampai malam selalu ramai pengunjung. Di dalam taman banyak acara seni budaya ada juga fasilitas bermain anak seperti pasar malam dan stand toko souvenir untuk oleh-oleh.

Melanjutkan perjalanan ke arah barat ada stadion, kurang tahu dalemnya seperti apa tapi menjelang malam di area depan stadion ramai pedagang makanan, ada rumah yang menarik perhatianku karena bergaya arsitektur kuno, sepertinya di fungsikan sebagai perkantoran dan perjalanan berakhir ke Solo Grand Mall. 

Kondisi masa bangunan dan fungsi hampir mirip seperti malang towns square juga beberapa barang yang di jual ada di Malang. Untuk food courtnya letak  lantainya juga sama ada di paling atas hanya bedanya disini ada lift transparan jadi ketika kami di dalam kami bisa meihat bebas secara luas keluar. Cukup mengerikan juga kalau posisi sudah di lantai tertinggi. Karena ini pengalaman pertama untukku jadi ku rasa sangat seru. 

kondisi pedestrian di jalan besar Slamet Riyadi Solo

penunjuka arah di depan taman menjadi ikon tersendiri

Leah mengelilingi mall lanjut makan malam di soto gerabah, penyajiannya unik di gerabah mungil, sendoknya dari kayu, suasanya tradisional banget ada musiknya jawa yang semakin mendukung suasana makan menjadi lebih nikmat. Menunya ada soto gerabah & timlo, soto gerabah dekat banget dari tempat kita makan sore tadi. Kebayangkan jalan dari ujung balik ke ujung lagi ! haha. Tapi kami berempat sangat menikmati perjalanan hari ini.

Gak terasa sudah malam dan besok akan melanjut ke destinasi selanjutnya jadi  kami memutuskan segera kembali ke hotel. Saat perjalanan menuju hotel tiba-tiba ditepi  ada penjual sate taichan yang membuat penasaran jadi kami sengaja membeli supaya tahu rasanya. Ini kali pertama kami makan taichan setelah kemunculannya yang cukup heboh.

Sesuai rencana kami di awal pulang ke hotel memutuskan jalan kaki, jalan yang kami lewati sekitar taman Sriwedari mulai jalan yang terang sampi yang gelap, jalan yang ramai sampai jalan yang sepi. Meskipun malam masih ada beberapa area yang ramai salah satunya deretan toko buku bekas, mungkin lokasi ini kalau di Malang seperti toko buku wilis. Sampai di hotel kami menutup kegiatan ini dengan sebungkus taichan, enak dan nagih tapi sayang sudah malam dan jarak penjualnya jauh dari hotel jami jadi kami memutuskan bersih diri dAn tidur.


***


CONVERSATION

0 komentar:

Post a Comment