My Wonderful 23th

Setiap kali memasuki tahun baru saya selalu mendadak galau, pikiran semakin bercabang banyak sekali kekahawatiran tentang kualititas hidup. Oh ya galau disini yang saya maksud bukan galau karena cinta, kalau galau karena itu sih sepertinya bukan jaman saya lagi ya ! duh mirror dong ! pasti kata-kata itu akan terlontar untuk saya kalau masih galau karena cinta. Jadi semenjak usia 20 tahun atau kepala 2, itu usia pertama dimana saya galau segalau galaunya !  parah, nangis karena sedih pertama kali di ulang tahun ya di usia ini. Padahal di usia belasan sampai kepala dua ini pun ulang tahun saya selalu unforgetable, selalu bersyukur banyak orang baik dan sangat tulus terhadap saya sejak saya ingusan sampai saat ini.

Tapi yang memyebabkan saya galau parah di usia 20 tahun kala itu mungkin karena saya mulai berfikir dewasa, semakin khawatir kalau di usia yang semakin tua tapi kualitas diri begitu-begitu saja, karena banyak teman-teman saya di usia segitu mereka sudah sukses dengan karir mereka seperti contoh sudah jelas pekerjaannya bahkan mendapatkan posisi pekerjaan yang tinggi, sudah sering jalan-jalan ke luar negeri, sudah berhasil membukukan tulisannya dan terjual laris, bahkan ada yang memiliki sebuah komunitas yang bermanfaat untuk orang-orang sekitar. Mungkin kalau kamu jadi saya jelas pengen kan menjadi mereka ? bisa di bilang sukses ya di usia 20 tahun dengan segala pencapaian mereka itu. Padahal masih muda banget kan ya , 

Tua yang saya maksud itu karena dari sikap, perilaku dan tingkah lagi saya tidak lagi pantas jika tetap saya lakukan layaknya saya usia belasan. Jadi di usia 20 itu saat pergantian malam menuju tanggal 7 Januari saya sengaja berlama-lama dalam berdoa. Apa ya ? pokoknya setiap saya galau masalah hidup apalagi menyangkut masa depan *widih dalem* tapi serius saya baperan kalau ngomongin masa depan, jadi kayaknya saya gak mampu deh kalau harus mikir sendiri alhasil menurut saya solusi terbaik ya berdoa. Saya bukan manusia terbaik di dunia ini tapi saya mencoba selalu memperbaiki diri. Pertama kali yang saya lakukan dalam berdoa adalah mengucap syukur sebanyak-banyaknya, dan dari situ saya mulai sadar bahwa kita (manusia) punya cara masing-masing untuk sukses tidak harus saya menjadi mereka, saya adalah saya tentu yang paling mengerti tentang diri saya hanya saya dan pasti yang mengerti jalan menuju sukses untuk diri saya ya hanya saya. Dan kemudian saya semakin rinci dan jelas dalam memyunsun rencana hidup selama tahun kedepan, terutama dalam hal mimpi. Paling suka nulis mimpi-mimpi apapun, kebiasaan menulis mimpi itu sejak duduk di kelas 2 SMK itu juga karena guru saya, tulis dan yakini hanya itu yang di katakana beliau dan denagn polos asaya yakini mimpi yang sudah saya tulis itu, ya memang benar saya merasakan sendiri mimpi yang saya impikan terwujud salah satunya ya kuliat gratis ini.  Semakin banyak juga orang-orang di sekitar saya bilang “kamu pengen apa ? cetaj gambarnya terus tempelin di dinding kamarmu, yakini saja dan yang kamu lihat setiao hari itu secara tidak sadar otakmu akan bekerja untuk menwujudkan itu” yaa that is true guys !. Mari bersama-sama menjadi sang pemimpi J

Menulis mimpi di setiap tahun akhirnya menjadi kebiasaan, ya walaupun belum sepenuhnya terwujud tapi setidaknya kan berani bermimpi, supaya hidup ini menjadi indah karena mimpi-mimpi kita itu. Lalu di usia selanjutnya saya semakin paham apa-apa saya yang harus saya lalukan karena telah melewati masa-masa galau itu. Oha ya berbagi sedikit cerita bahagia juga bolehkan disini ? jadi setiap saya ulang tahun teman-teman saya selalu merayakan itu, kebetulan kami sudah berteman sejak tahun 2000an berawal dari teman sekolah dasar yang saling berkubu tapi entah tiba-tiba bisa seakur ini haha, , jadi tradisi kita sih selalu memberi kejutan di setiap ulang tahun, saya pikir tradisi ini di lakukan banyak remaja ya, diantara kita kebetulan yang ulang tahun duluan selalu saya jadi ya saya  yang paling ngerepotin pertama kali ya.

6 Januari 2018, , genap usia saya 23 tahun. Semakin dewasa seseorang semakin sederhana segala sesuatunya (menurut saya). Tahun sebelumnya teman-teman heboh dan rempong saat memberi surprise dan itu banyak menghabiskan biaya pastinya yang penting bagus di upload di instgram eh bukan ding, yang penting yang ulang tahun bahagia dan merasa special pasti itu tujuan utamanya. Tapi di usia 23 tahun ini menurut saya ulang tahun paling terbaik, jadi hampir seharian saya dan mereka menghabiskan waktu bersama, mendadak mereka ingin hunting foto di salah satu hutan yang banyak orang belum tau dan itu dekat dengan rumah lanny sahabat saya, nah tumbenan juga pagi itu saya sudah mandi akhirnya saya kesana membawa kamera dan membawa leptop ( rencana mau nugas juga). Pokoknya engga terfikirkan kalau mereka ingat dengan hari ulangtahun saya, karena tahun lalu hampir kita semua tidak ketemu dan tidak melakukan tradisi saling memberi kejuta jadi wajar dong kalau ulang tahun saya kali ini mereka lupa.

Sesampainya disana kita foto-foto seru ala-ala anak alam gitu deh, karena kebanyakan laki-laki dan mereka sangat menyukai alam jadi ya kita tertularlah foto ala-ala begitu ya. Ada Bang Roni sahabat saya juga yang kita anggap sebagai kakak karena paling tua dan dia sangat suka dengan video editing gitu padahal ngeditnya Cuma di hape kok ya telaten banget, hebat kan !, terus dia sibuk ngerecord aja pokoknya ya  saya pikir akan dia upload di social medianya karena dia punya kebiasaan seperti itu. Ternyata video hasil editannya itu untuk saya, ada yang di edit slow motion dan backsoundnya mendukung sekali, terharu kan ? memurut saya hadiah itu gak perlu mahal yang terpenting adalah kisah di balik hadiah itu.  Video itu saya terima melalui whatsapp sesampainya dirumah setelah seharian kita kumpul. Saat selesai foto di sebuah hutan itu kita memutuskan ke rumah lanny dan makan bakso krikil andalan yang menjadi plopor bakso krikil pertama di lokasi tempat tinggal kita, kenyanglah kita ! santai-santai sambil main internet dan enggak kerasa jam 8 malam. Makan lagi jam segitu ! bukan masalah untuk kami haha, bukan tim diet soalnya jadi ya takis aja, karena lanny adalah chef terbaik kita (sejak dulu) jadi memang kita selalu cocok dengan masakannya.

Sembari memindahkan makanan dari dapur ke ruang tamu tempat kami berkumpul, lanny tiba-tiba datang sambil bawa kue dan lilin, sungguh luar biasa. Pengen ngakak serius, karena saya pikir memang meraka tidak akan ingat tapi ternyata segila ini. Bahagia banget Alhamdulillah, bener-bener seneng serius seneng. Makasih pokonya makasiiiihhh ! !


Sengaja aku minta foto soalnya sengaja juga aku mau pamer disini orang-orang baik dan tulus di sekitar saja, tapi tidak komplit karena meraka ada yang di luar kota dan sedang bekerja.



Oh ya terimakasih banyak teruntuk kalian yang sudah memberi ucapan dan doa terbaik untuk saya ya, semoga doa baik itu juga kembali ke kalian. Teruntuk kedua orang tua yang sudah sibuk masak nasi kuning dan segala lauk yang membuat saya gagal diet (lagi). Matur sembah nuwun. J


“Seberapa banyak orang yang peduli terhadap hari spesialmu sebanyak itu juga orang yang baik padamu” 

CONVERSATION

0 komentar:

Post a Comment