Rahasia di balik Cireng Nanas


Cireng rumahan buatan mbak Nanas, kalimat penjelas yang tepadari judul artikel ini. Jadi kamu jangan salah sangka cireng (aci di goreng) ini terbuat dari nanas ya.

Aku rasa banyak orang tahu kalau cireng ini makanan ringan khas sunda sejak dulu kala bahkan merajai di seluruh daerah termasuk di Singosari kabupaten Malang. Dulu harga 500 rupiah sudah bisa makan cireng sekarang minimal 10.00 rupiah baru dapatapi dengan harga itu kehigienisannya tidak perlu di ragukan. 

Sama halnya dengan cireng Nanas, berawal dari ekperimen Nanas di dapur membuat cireng untuk mengisi waktu kosong selama WFH, berhasil membuat cireng dan di berikan ke beberapa teman dekatnya ternyata muncul banyak permintaan untuk open order cireng nanas.

Selain kehigienesan yang tidak perlu di ragukan cireng nanas juga punya rahasia ternyata cireng nanas selalu fresh karena melayanin pembeli hanya melalui pemesanan dan jumlah terbatas sudah pasti produk habis tidak ada sisa yang tertinggal yang di jual esok hariOrder cireng nanas hanya melalui online bisa DM ke instagram Mbak Nanas

Ada dua produk cireng nanas yang di jual

- Cireng Beku (Cibe)
Cireng fresh berupa makanan beku yang bisa kamu goreng kapan pun dirumah tapi mungkin dia hanya akan bertahan sampai tiga hari disimpan dalam frezeer, tidak bisa bertajan lama karena memang tanpa bahan pengawet apapun.



- Cireng Goreng (Cigo)
Cireng yang sudah di goreng masih anget-anget jadi pilihan yang cocok untuk kamu yang mager tapi pingin nyemil. beli cigo tinggal lahap.


Yang paling ku suka dari cireng nanas tidak banyak tepung yang bertaburan di produk cireng beku jadi ketika di goreng tangan gak belepotan karena tepung danbisa ku bilang rasanya lokal banget gurih dan kalau di goreng crunchy outside chewy inside, lengkap dengan bumbu rujak yang manis dan pedasnya pas. 
Memang cocok jadi pilihan snack saat santai dan berkumpul bareng keluarga atau teman di rumah.

CONVERSATION

0 komentar:

Post a Comment