5 Hal yang Perlu di Siapkan Setelah Lulus Kuliah



kalau penasaran buka aja ;)

Hampir semua orang punya keinginan langsung kerja setelah lulus dari kuliah. Termasuk aku dan tentunya kamu kan ? Kenyataannya semua itu bukan hal yang mudah. Ada yang bilang kemudahan itu karena orang dalam, haha boleh juga !. Tapi sebenarnya itu semua sudah kehendak Tuhan. Jadi sebaiknya terus berusaha dan berdoa supaya di beri kemudahan. 

Menyadari ketidak mudahan itu aku sebagai lulusan sarjana wajib memiliki 5 hal yang perlu di persiapkan setelah lulus kuliah agar keinginna supaya lekas kerja terwujud.

1. mengenali potensi diri.
Setelah sidang tugas akhir selesai, dinyatakan lulus dan revisian pun tuntas. Sejak saat itu aku mulai menyusun tujuan-tujuan baru. Salah satunya aku butuh waktu istirahat sejenak membebaskan pikiran tanpa beban apapun. Saat itu yang aku bayangkan adalah traveling tapi kenyataannya berdiam diri dirumah dan menghabiskan waktu dengan diri sendiri pun cukup menyenangkan. Kesempatan itu aku manfaatkan untuk banyak berbicara dng diri sendiri mengenali potensi, karena bagiku itu akan berpengaruh ke proses mencari kerja yang sesuai dengan kemampuan dan ketertarikan, jadi aku tidak asal memilih pekerjaan hanya karena supaya cepat kerja.

Ketertarikan dan kemampuan cukup menjadi modal utama supaya aku lebih muda mengerjakan pekerjaan yang sudah aku pilih dan tentu membuatku bisa bekerja dalam kondisi apapun.
Tapi kenyataannya aku sempat menganggur selama satu tahun, kamu bisa caba artikelnya disini atau tonton video penyebab lamanya jadi pengangguran di YouTube channel ku.

2. Menyusun CV dan Portofolio.
Dua hal yang wajib di punya sebagai modal menjual diri ke perusahaan. Banyak sekali contoh pembuatan CV dan Portofolio di internet yang bisa kamu dapatkan. Tapi menurutku kamu bisa membuat sesuai selera mu. Jangan lupa hal terpenting juga sebaiknya ada salah satu orang yang mungkin kamu anggap mampu untuk mereview CV mu.
Satu contoh yang terjadi di diriku sendiri, aku merasa CV itu baik dan pantas untuk ku jadikan modal menjual diri ke perusahaan tapi ketika Co founder komunitas ku mereview CV ku banyak sekali kekurangan sehingga aku perlu memperbaiki itu, tapi aku sangat beruntung beliau memperbaiki nya. Kalau aku tidak salah dengar beliau pernah bekerja sebagai HRD maskapai di Dubai jadi tidak perlu di ragukan keahlian beliau dalam mereview, yang aku rasakan pun setelah di review dengan hanya mengirim CV saja saat ini aku sudah mendapatkan balasan dari perusahaan yang aku lamar. Beda dengan sebelum di review. Apply puluhan yang di hubungi hanya satu dua perusahaan saja.

3. Membuat akun aplikasi lowongan pekerjaan
Di era digital seperti ini aku merasa sangat d dimudahkan mencari pekerjaan. Tidak perlu menenteng map kemana-mana hanya dengan klik tombol lamar sekarang CV dan portofolio sudah bisa di terima HRD dan paling lambat seminggu kemudian sudah mendapat kabar. Ada Jobstreet dan LinkedIn yang menjadi andalanku sampai saat ini. Bahkan kamu bisa mengikuti akun resmi perusahaan BUMN atau perusahaan swasta di Instagram Atua Twitter mereka. Selain di website terkadang mereka memberikan informasi penting di sosial media tersebut.

Mulai sekarang ada baiknya unfollow artis-artis atau selebgram yang hanya membuat kamu lebih konsumtif dan hanya membuang kuota internet mu. Rubah kebiasaan follow akun yang lebih informatif dan membawa manfaat untuk karir kamu yang utama.

4. Memilih bidang pekerjaan yang tepat.
Pastikan pekerjaan itu sesuai yang kamu mampu, sekalipun itu bukan sejalan dengan pendidikan terakhir mu pastikan kamu mau dan mampu menekuni pekerjaan itu.

Jangan sampe kamu asal memilih pekerjaan dan beranggapan kalau gak nyaman tinggal resign, gitu aja kok repot !.
Memang bukan hal yang perlu di ributkan ya tapi perlu kamu tau setiap kali melamar di sebuah perusahaan dan kamu lolos tahap interview yang biasanya itu akan di lakukan tatap muka dan bersamaan dengan itu kamu diminta mengisi formulir data diri lalu akan ada kolom pertanyaan tentang pengalam kerja terakhirmu, tentang bidang pekerjaan, lama masa bekerja, penyebab berakhirnya pekerjaan itu dan kontak orang yang dapat di hubungi dari pekerjaan sebelumnya sebagai referensi.

Kalau di perusahaan sebelumnya kamu memiliki kesan yang tidak baik maka perusahaan baru akan mempertimbangkan kamu lebih dalam atau bahkan tanpa ragu menolak mu. Selain hasil nilai yang memuaskan kredibilitas diri yang baik juga menjadi faktro utama yang perlu kamu perhatikan.

5. Persiapan mental "berani mencoba daripada tidak sama sekali".
Lebih baik mencoba meskipun gagal dan kemudian kamu bisa belajar dari kesalahan daripada hanya berangan-angan tanpa pernah mencoba yang ujungnya kehilangan kesempatan dan menyesal.

Selamat berjuang ! 🙃


CONVERSATION

0 komentar:

Post a Comment